Hi! Welcome Back and Stay Tune! “Izinkan Aku Menjadi Tangan Dan Kaki Mu”. Ketulusan Seorang Gadis Menjaga Neneknya Berusia 98 Tahun Ini Buat Netizen Terharu - Mukah Pages : Media Marketing Make Easy With 24/7 Auto-Post System. Find Out How It Was Done!

Header Ads

“Izinkan Aku Menjadi Tangan Dan Kaki Mu”. Ketulusan Seorang Gadis Menjaga Neneknya Berusia 98 Tahun Ini Buat Netizen Terharu


Ketika seorang nenek tidak mampu lagi mengurus dirinya sendiri, seorang cucu mempunyai kesempatan untuk membalas budi kepadanya. Foto seorang gadis muda yang dengan sabar merawat neneknya ini benar-benar buat orang terharu.

Cara hidup tradisional

Tidak peduli di Barat atau Timur, nenek atau datuk akan tinggal dengan anak dan cucunya.

Mungkin anda mempunyai pengalaman seperti ini: Ketika kecil, orang tuamu sibuk bekerja untuk mendapatkan wang demi menyara keluarga.Datuk atau nenek adalah orang yang selalu menyokong, memberikan masa mereka, yang selalu sabar, memasakkan makanan, dan bermain denganmu.

Mereka membantu, mengajarkanmu berjalan, berbicara, dan memandikanmu; Ketika sakit, mereka juga yang ada di sisimu; Apabila kamu adalah masalah dengan kawan, mereka yang akan mendengar keluh kesahmu, dan mengajarkan tentang nilai-nilai kehidupan; Ketika malam datang, mereka menidurkanmu.

Tapi ketika nenek sudah tidak boleh berjalan dan terlalu lemah untuk mandi sendiri, datuk tidak ada tenaga untuk mengangkat mangkuk dan tidak boleh makan sendiri; Apa yang akan kamu lakukan?

Seorang gadis yang menggerakkan hati orang banyak:

Nenek, biarkan aku menjadi tangan dan kakimu.

Seorang gadis Filipina yang bernama Jen Ampler. Dalam posting Facebooknya terdapat gambar beliau sedang merawat neneknya yang berusia 98 tahun. Di dalam foto itu kelihatan nenek yang sangat kurus, yang sudah tidak boleh mengurus dirinya sendiri, sehingga membuat gadis ini membantu neneknya untuk mandi dan makan.

Lihat foto-foto ini! Kasih sayang Jen kepada neneknya benar-benar tulus


“Nenek, sejak aku lahir, kamu yang selalu merawatku. Sekarang, ketika aku bantu kamu makan dan mandi, membuatku menitiskan air mataku. Karena aku ingat, bagaimana kamu Mengurusku ketika aku kecil. Sekaran kamu sudah 98 tahun, biarkan aku melakukan hal-hal seperti yang sudah kamu lakukan.

Beberapa waktu yang lalu, aku membantumu berjalan, baru jalan beberapa langkah, kamu sudah tidak kuat.

Kamu selalu berada di sampingku, saudara-saudaraku, orang tuaku, benar-benar membuat saya bersyukur.

Kami sangat mencintaimu, tolong terus pertahankan semangat hidupmu.Semakin hari anda semakin tua, biarkan kami yang menjagamu. Nenek sudah tidak boleh makan sendiri, tidak boleh mandi sendiri, jalan juga sudah tidak kuat, biarkan kami yang menjadi tangan dan kakimu.Walaupun begitu, kami tetap tidak boleh membalas kebaikanmu selama ini kepada kami.

Ketika aku berkata ‘Aku cinta kamu’, aku pun tidak kuat menahan air mataku. “


Di dalam foto Jen kelihatan, ia berharap neneknya yang sudah lemah boleh kembali mempunyai tenaga dan sihat kembali.


Foto-foto ini mengingatkan kita untuk lebih memberi perhatian kepada keluarga kita, mengingatkan kita untuk selalu menemani orang tua dan juga datuk nenek kita, mengingat apa yang telah mereka lakukan untuk kita. Kerana mungkin masa yang ada sudah tidak banyak lagi …


Sumber: www.cerpen.co.id


✍ Sumber Pautan : ☕ Sehinggit Media News

Kredit kepada pemilik laman asal dan sekira berminat untuk meneruskan bacaan sila klik link atau copy paste ke web server : http://ift.tt/2xOc8JM

(✿◠‿◠)✌ Mukah Pages : Pautan Viral Media Sensasi Tanpa Henti. Memuat-naik beraneka jenis artikel menarik setiap detik tanpa henti dari pelbagai sumber. Selamat membaca dan jangan lupa untuk 👍 Like & 💕 Share di media sosial anda!


No comments

Comments are welcome and encouraged on this site. Comments deemed to be spam or solely promotional will be deleted. Including link to relevant content is permitted, but comments should be relevant to the post topic.

Comments including profanity and containing language that could deemed offensive will also deleted. Please respectful toward other contributors. Thank you.