Hi! Welcome Back and Stay Tune! GaraGara Satu Orang Doa 70 Ribu Orang Ditolak - Mukah Pages : Media Marketing Make Easy With 24/7 Auto-Post System. Find Out How It Was Done!

Header Ads

GaraGara Satu Orang Doa 70 Ribu Orang Ditolak

evening-prayer-in-the-west-frederick-goo

Warga masyarakat berbondong-bondong mendatangi Nabi Musa Alaihis salam. Keturunan Bani Israil ini hendak menyampaikan keluhan. Persediaan air semakin menipis, mendekati habis, kemarau berkepanjangan, banyak ternak yang mati, pohon dan tumbuhan lain pun bertumbangan.

Hanya manusia yang masih mampu bertahan hidup karena optimasi akalnya. Berbagai cara ditempuh, demi usia hidup yang lebih panjang. Maka kedatangan mereka kala itu, menuntut Nabi Musa Alaihis salam untuk mendoakan, agar Allah Taala berkenan menurunkan karunia rahmat-Nya berupa hujan yang tercurah.

Karena kondisi paceklik yang semakin menjadi, Nabi Musa Alaihis salam pun mengumpulkan rakyatnya. Beliau berkomunikasi kepada Allah Taala, berdoa agar diturunkan hujan. Dia langsung memberikan jawaban kepada Nabi Musa Alaihis salam. Meski ada 70 ribu orang yang hadir, Allah Taala menangguhkan doa tersebut, lantaran satu orang.

Allah Taala mengatakan kepada Nabi-Nya, satu orang tersebut telah melakukan dosa dan maksiat yang nyata selama 40 tahun. Allah Taala menyebutkan, jika dia bertaubat, maka hujan akan segera diturunkan. Dia pun memerintahkan kepada salah satu Rasul Ulul Azmi itu untuk menyampaikan kepada jamaah, agar orang yang berdosa segera keluar dari barisan.

Tidak Ada yang mengaku

Mendengar seruan dari Nabi Musa, laki-laki pendosa ini langsung bertaubat. Dia menyesali semua perbuatan dosa yang dilakukan, kemudian berniat kuat untuk tidak mengulanginya lagi, selama-lamanya.

Laki-laki ini berdiri, lalu keluar dari barisan. Anehnya, tidak ada satu orang pun di antara 70 ribu jamaah yang melihat orang ini. Bahkan, Nabi Musa juga tidak melihat. Beliau berkata kepada Allah Taala, dia telah menyampaikan, tapi pendosa tersebut tidak kunjung keluar dari barisan untuk mengakui kekeliruannya.

Anehnya, tak lama setelah itu, hujan turun dengan sangat lebat. Saat orang-orang tengah sibuk bersukacita itu, Nabi Musa kembali berkata kepada Allah Taala, Tuhanku, mengapa Engkau memberikan hujan kepada kami? Bukankah tidak ada seorang pun di antara kami yang keluar untuk mengakui dosanya?

Allah Taala memberitahu, orang tersebut telah bertaubat, dan Dia Menerima taubatnya karena kesungguhannya. Saat Nabi Musa memohon agar diberi tahu siapa orang tersebut, Allah Taala berfirman,

Wahai Musa, dulu ketika ia durhaka kepada-Ku, Aku tidak pernah membuka aibnya. Apakah sekarang, Aku akan membuka aibnya ketika dia telah taat kepada-Ku? Wahai Musa, sesungguhnya Aku sangat membenci kepada orang yang suka mengadu. Apakah sekarang Aku harus menjadi pengadu?

Kisah ini masyhur. Terdapat di dalam banyak kitab dan catatan. Termaktub juga di dalam Tafsir al-Quran al-Azhim susunan Imam Ibnu Katsir Rahimahullah. Betapa Allah Taala Maha Pengampun atas dosa-dosa kita yang tak terbilang.

Rabbanaghfirlanaa. Wallahu alam.

Sumber:http://ift.tt/2rtsK9r

Sumber: islamituindah.info



✍ Sumber Pautan : ☕ Siakapkeli

Kredit kepada pemilik laman asal dan sekira berminat untuk meneruskan bacaan sila klik link atau copy paste ke web server : http://ift.tt/2qQrvOO

(✿◠‿◠)✌ Mukah Pages : Pautan Viral Media Sensasi Tanpa Henti. Memuat-naik beraneka jenis artikel menarik setiap detik tanpa henti dari pelbagai sumber. Selamat membaca dan jangan lupa untuk 👍 Like & 💕 Share di media sosial anda!

No comments

Comments are welcome and encouraged on this site. Comments deemed to be spam or solely promotional will be deleted. Including link to relevant content is permitted, but comments should be relevant to the post topic.

Comments including profanity and containing language that could deemed offensive will also deleted. Please respectful toward other contributors. Thank you.