Hi! Welcome Back and Stay Tune! Berbuat Tak Senonoh di Makam Keramat, Organ Pribadi Pasangan Kekasih Ini Tak Bisa Lepas - Mukah Pages : Media Marketing Make Easy With 24/7 Auto-Post System. Find Out How It Was Done!

Header Ads

Berbuat Tak Senonoh di Makam Keramat, Organ Pribadi Pasangan Kekasih Ini Tak Bisa Lepas

Salam (31) harus menggantikan pekerjaan sang ayah sebagai juru kunci komplek makam Ratu Bagus Kuning sejak ditinggal pergi sang ayah yang telah tutup usia. Anak ketujuh dari delapan bersaudara tersebut harus mengemban amanat yang diberikan sang ayah ketika masih hidup.

“Ayah saya namanya Nasir, beliau tutup usia diumur 68 tahun, sekarang saya yang jaga disini”, jelasnya.

Sambil mengenakan peci berwarna hitam dikepalanya, ia terlihat sedang sibuk menyapa tamu yang datang berkunjung. Pengunjung kebanyakan masuk dan melihat dari dekat Makam Ratu Bagus Kuning.

“Banyak yang datang untuk berziarah, tidak lebih dari itu”, katanya.

Salam mulai menjalankan amanat sang ayah untuk menjadi juru kunci makam sejak pertengahan bulan Januari.
Walay pekerjaan yang dilakoninya baru seumur jagung, tapi ia sudah beberapa kali mendapatkan pengalaman mengerikan.

Walau bukan ia yang mengang mengalami tetapi Salam sering mendapatkan cerita dari pengunjung. Pernah ada pengunjung yang mungkin tanpa sengaja buang air kecil di sekitaran komplek, tak beberapa lama kemudian pengunjung tersebut mengalami kegelisahan dan kondisi tubuhnya perlahan melemah, seperti orang yang mau pingsan.

Dan juga pernah terjadi ketika seorang dari pondok pesantren datang untuk berziarah, secara tidak langsung ketika sedang ingin masuk gerbang makam, orang tersebut tersenyum sendiri dan berkata (wah besar sekali istana ini).

“Ada beberapa kejadian yang diluar akal sehat, yang paling mengejutkan ketika seorang pengunjung berkata kalau pemakaman ini adalah istana yang besar, sepertinya dia melihat sesuatu yang tidak bisa saya lihat”, ungkap Salam.

Tak hanya Makam dari Ratu Bagus Kuning, ditempat tersebut juga ada makam Bujang Juaro, Penghulu Gede Datuk Buyung Kuncung Mas, Panglima bisu, Panglima semut, Panglima api, Syeh Idrus, serta Putri Kembang Dadar. Banyaknya makam dari orang-orang lama, yang dulunya berjasa besar dalam penyebaran Agama Islam membuat daerah sekitaran makam memiliki beberapa larangan.

Setiap pengunjung yang datang untuk berziarah harus menjaga sikap, biasanya bagi pengunjung yang melanggar peraturan akan mendapatkan balasan, badan menjadi panas tinggi, berkurangnya stamina tubuh, bahkan ada yang sampai pingsan.

“Karena disini makam keramat, maka kita harus menjaga sikap agar tidak mendapatkan pengalaman buruk”, terangnya.

Ia juga menambahkan peraturan yang diterapkan seperti tidak boleh merasa sombong, dilarang buang air kecil sembarangan, tidak boleh mabuk – mabukan apalagi bila sampai berzina didekat area makam, jika sampai itu terjadi maka bersiaplah untuk menaggung resikonya.

Salam juga berbagi pengalaman dari cerita ayahnya ketika masih hidup, peristiwa yang tak ingin dirasakan oleh setiap orang itu bermula ketika ada sepasang muda-mudi yang sedang dimabuk asmara berjalan beriringan sambil berpegangan tangan duduk di seputaran makam.

Karena dulunya kondisi komplek pemakaman masih sepi, akhirnya dengan sadar pasangan yang belum resmi menjadi suami istri tersebut melakukan perbuatan terlarang.

“Menurut ayah saya cerita tersebut nyata dan pernah terjadi di tahun 2000 kebawah,” terangnya.

Setelah melakukan aksi tak senonoh itu, bukannya berpakaian, tetapi pasangan tersebut malah berteriak minta tolong. Teriakannya yang besar langsung mengundang keramaian warga sekitar, saat ditemui kondisi pasangan tersebut sangat miris, dengan kondisi tak tanpa busana mereka terlihat sedang bertindih badan.

Akhirnya mereka dibawa warga menuju rumah sakit terdekat, warga sekitar juga langsung mengabarkan keluarga pasangan tersebut. Setelah dibawa ke rumah sakit, dokter mengatakan kalau organ pribadi pria bertambah ukuran dan tidak bisa dikeluarkan dari dalam pasangan wanitanya.

Setelah dibawa ke rumah sakit, dokter mengatakan kalau alat kelamin si pria bertambanh ukuran dan tidak bisa dikeluarkan dari dalam kemaluan pasangan wanitanya.

Karena keluarga merasa malu, keputusan sepenuhnya diberikan kepada dokter, akhirnya dokter menyarankan untuk memotong organ pribadi pria tersebut. Setelah berhasil dipisahkan pasangan itu akhirnya meninggal dunia.

“Itu adalah cerita dari ayah saya dan yang menyaksikannya warga sekitar”, tutur Salam.

Mengerikan bukan? Bagaimana menurut Anda? [Radarislam/ Tn]



✍ Sumber Pautan : ☕ Tahukah Anda Rakyat Malaysia?

Kredit kepada pemilik laman asal dan sekira berminat untuk meneruskan bacaan sila klik link atau copy paste ke web server : http://ift.tt/2vNABlE

(✿◠‿◠)✌ Mukah Pages : Pautan Viral Media Sensasi Tanpa Henti. Memuat-naik beraneka jenis artikel menarik setiap detik tanpa henti dari pelbagai sumber. Selamat membaca dan jangan lupa untuk 👍 Like & 💕 Share di media sosial anda!


No comments

Comments are welcome and encouraged on this site. Comments deemed to be spam or solely promotional will be deleted. Including link to relevant content is permitted, but comments should be relevant to the post topic.

Comments including profanity and containing language that could deemed offensive will also deleted. Please respectful toward other contributors. Thank you.